Tren mendaki gunung saat ini sudah mulai berkembang sangat pesat, siapa saja bisa mendaki ke gunung, tua atau muda, laki-laki atau perempuan, asal mempunyai kesiapan fisik, mental dan materi, gunung sudah bukan menjadi tempat yang sakral untuk dikunjungi.
Mendaki ke gunung banyak sekali manfaatnya apalagi untuk kebugaran, selain menyehatkan anggota tubuh, mendaki gunung juga baik untuk kesehatan mental. Pemandangan indah diatas gunung, dapat menjadi salah satu cara untuk healing disaat pikiran sedang mumet, atau sedang jenuh dengan aktifitas di perkotaan.
Jika kamu merupakan individu yang sedang mencoba mendaki ke gunung untuk pertama kalinya, sebaiknya baca dulu tips berikut ini, apa saja yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan sebelum mendaki gunung untuk pertama kali.
1. Persiapkan mental sebelum mendaki ke gunung
Yang perlu sobat pahami, mendaki ke gunung itu merupakan aktifitas yang sangat berat dan beresiko, selain fisik mental juga akan benar-benar digenjot. Kadang ada orang yang secara fisik tampak kuat namun secara mental sangat lemah, sehingga terlalu banyak mengeluh, sampai akhirnya menyerah dan tidak melanjutkan perjalanan.
2. Persiapan fisik
3. Cari teman pendaki yang berpengalaman
Dengan adanya teman yang berpengalaman dalam tim, kita akan sedikit merasa aman dan nyaman.
Apabila tidak ada teman yang bisa diajak untuk mendaki, kita bisa memilih opsi lain, yakni mendaftar private trip atau open trip.
Sebelum menentukan jasa mana yang akan digunakan, kita juga harus teliti melihat rekam jejak serta detail fasilitas lainnya yang akan menunjang kenyamanan pendakian. Sekarang ini banyak sekali trip operator bermunculan yang kadang membuat bingung mana yang terbaik buat pendaki.
4. Siapkan peralatan mendaki gunung
Berikut ini contoh peralatan lengkap mendaki yang harus dibawa, serta tips atau trik dalam menyiapkan peralatan tersebut supaya lebih teratur dan tidak ada yang tertinggal untuk dibawa mendaki.
Pertama, buat catatan dan kelompokan peralatan yang akan dibawa, misalnya kelompok pakaian untuk trekking, pakaian hangat, peralatan masak dan makan, peralatan untuk camp, logistik, obat-obatan, dan lain-lain. Kemudian, kumpulkan disuatu tempat dan checklist pada tabel apabila peralatan tersebut sudah ada dan siap dipacking.
5. Cek prakiraan cuaca
Cuaca terbaik saat mendaki gunung adalah dimusim panas atau dimusim saat curah hujan sedang sedikit. Pada cuaca seperti itu biasanya kondisi di gunung sedang cerah, tidak banyak kabut yang menghalangi pemandangan. Menyaksikan sunset atau sunrise di gunung akan lebih sempurna ketika cuaca sedang cerah. Sebaiknya hindari mendaki saat musim hujan, resiko pendakian saat musim hujan akan jauh lebih besar dibanding saat kondisi cerah.
Berikut resiko-resiko yang bisa ditemukan ketika mendaki saat musim hujan ; Pertama, trek pendakian akan licin dan berbahaya. Kedua, resiko hujan petir dan angin kencang.
Ketiga, resiko kabut tebal yang dapat memperpendek jarak pandang serta resiko tersesat dibalik kabut.
Yang terakhir, cuaca basah dapat memperbesar resiko pendaki terkena hipotermia.
Sekian panduan mendaki gunung yang bisa kamu terapkan, semoga pendakian yang akan sobat lakukan senantiasa aman dan menyenangkan.
